|
Kategori Dokumen |
No Documents |
|
|
Pengumuman Lomba Sulam se-Indonesia |
|
Jumat, 20 Maret 2009 |
 Dalam rangka tahun Indonesia kreatif 2009, Yayasan Sulam Indonesia, sebuah yayasan pecinta kain tradisional Indonesia, khususnya kain sulam Indonesia dan sejenisnya, akan menyelenggarakan kegiatan Gelar Adi Kriya Sulam Indonesia pada tanggal 24 – 28 April 2009. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah 'Lomba Kreatif Sulam Nusantara', yang dirancang dapat di ikuti oleh lebih dari 200 orang peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan lomba kreatif sulam nusantara ini juga dirancang untuk di daftarkan pada Museum Rekor Indonesia, atau MURI untuk dicatat sebagai kegiatan Seni Sulaman Nusantara yang digelar bersama oleh 200 orang pengrajin sulaman dari Sabang sampai Merauke.Berkenaan dengan kegiatan ini, Yayasan Sulam Nusantara Indonesia mengundang seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Barat untuk dapat berpartispasi menjadi peserta Lomba Kreatif Sulam Nusantara tersebut.Secara teknis, batasan sulam yang dimaksud dalam kegiatan ini adalah meliputi aktivitas; menjahit, mengisi, menutupi, menempelkan, merangkai, meronce dan atau menggabungkan berbagai jenis bahan baku terhadap sebuah media lain dengan menggunakan ketrampilan tangan dan peralatan bantu berupa tangkai berujung tajam atau jarum sebagai penusuk maupun pengungkit dan benag sebagai penyembung maupun penghubung. Macam-macam sulam dimaksud dapat meliputi; sulam benang, sulam pita, sulam kerawang atau terawang, sulam usus, tapis, songket (sulam benang emas), sulam peniti atau renda, smock, rajutan, sulam manik dan payet, serta border (bordir), dan lainnya. Persyaratan teknis sulaman; |
|
Selengkapnya...
|
|
WORKSHOP BPSNT SE-INDONESIA |
|
Rabu, 04 Maret 2009 |
|
BPSNT Pontianak, wilayah kerja Kalimantan, akan melaksanakan kegiatan workshop yang rencananya akan di ikuti oleh perwakilan BPSNT seluruh Indonesia. Dengan tema menakar "Eksistensi dan Peran Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak Dalam Era Otonom Daerah dan Globalisasi", kegiatan workshop ini dilaksanakan untuk merespon perubahan-perubahan politik dan pemerintahan yang selama ini kerap terjadi. Sehingga menuntut posisioning yang begutu cepat dan terukur bagi peran BPSNT kedepan. Maksud dan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk menghimpun masukan dari berbagai lembaga pemerintah maupun stake holder terkait guna mewujudkan; 1) merumuska peran dan kinerja BPSNT yang lebih sinergis, 2) merumuskan pemahaman bersama terhadap lingkup kerja BPSNT dalam era otonomi daerah dan globalisasi kedepan, serta 3) menghimpun berbagai masukan strategis bagi penyusunan program kerja BPSNT kedepab, khsususnya BPSNT Pontianak, wilayah kerja Kalimantan. Dalam susunan kegiatan berlansung, juga akan menampilkan beberapa pembicara yang akan memberikan pandangan dan masukan bagi suksesnya pembahasan materi workshop tersebut. Adapun beberapa nara sumber yang akan menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut adalah; - Prof. Dr. S. Budi Santoso (Mantan Direktur Sejarah dan Nilai Tradisional pada Dirjen Kebudayaan/Guru Besar UI Jakarta)
- Drs. Nunus Sapardi (Mantan SesDitjen Kebudayaan )
- Biro Perencanaan (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata)
- Bappenas
- Prof. Dr. Sri Hedi Ahimsa (Guru Besar UGM)
- Prof Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie (Guru Besar FISIP UNTAN)
- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prop. Kal - Bar
- Drs Sudarto (Sejarawan)
- Dra. Lisyawati Nurcahyani, M.Si. (Kepala BPSNT Pontianak)
Kegiatan ini sendiri akan berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Maret 2008. Untuk itu, bagi peserta lokal yang di undang atau berkenan mengikuti kegiatan resmi ini, diharapkan dapat memberikan konfirmasi kesediaannya kapada panita di Kantor BPSNT Pontianak, Jl Letjend Sutoyo, telp 0561 737096 (@admin).
|
|
|
Sabtu, 28 Februari 2009 |
|
Perdebatan tentang perpesktif dalam memahami sebuah persoalan memang tidak akan bisa terelakkan. Terlebih bila itu menyangkut latar belakang disiplin ilmu yang berbeda pada masing-masing cara pandang yang terlibat di dalamnya. Demikian halnya yang terjadi pada seminar pra penelitian yang dilakukan secara rutin di BPSNT Pontianak, wilayah kerja Kalimantan, tahun 2009. Waktu seminar pra penelitian lapangan yang sedianya harus dilakukan selama 2 hari, ternyata harus mundur, dan memakan waktu lebih lama dari apa yang telah direncanakan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
rencana pembuatan film dokumenter |
|
Rabu, 18 Februari 2009 |
|
Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak Wilayah Kerja Kalimantan pada tahun 2009 akan membuat tiga Film Dokumenter dengan lokasi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Tema yang akan diangkat adalah Pengetahuan/Kearifan Budaya Lokal Dalam Perspektif Perempuan. "Menebar Harapan di Tanah Airku" menceritakan kaum perempuan di Sungai Barito Kalimantan Selatan yang bermatapencaharian sebagai pedagang. "Meretas Jalan Untuk Negeriku" adalah sebuah harapan dari kaum ibu untuk anak-anaknya supaya kelak dapat berguna untuk nusa dan bangsanya dengan lokasi di pedalaman Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Kegiatan pengambilan gambar direncanakan dimulai pada akhir bulan Maret 2009 dengan melibatkan tenaga peneliti dari Balai Pelestarian sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak wilayah Kerja Kalimantan dan Canopy Indonesia. |
|
|
Lomba Hadrah dan Tanjidor |
|
Jumat, 12 September 2008 |
|
Pontianak,- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Pontianak, dalam melestarikan kebudayaan daerah, khususnya kesenian daerah Kalbar, melaksanakan Lomba Hadrah pada hari Rabu (23/4) dan Lomba Tanjidor pada hari Kamis (24/4) di kantor tersebut. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|